Polda Metro Jaya Bongkar Modus Kirim Ganja Pakai Paket Online
Dokumentasi Polda Metro Jaya
Jakarta. Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dan ganja. Jaringan ini beraksi dengan modus pengiriman paket online menggunakan resi palsu.
Plt. Kanit 4 Subdit 2 Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, AKP Budi Purwanto, menyatakan bahwa dari pengungkapan ini ditangkap VA (34) dan TM (29) di Tanah Tinggi, wilayah Kota Tangerang, Banten. Dari tangan para pelaku, polisi menyita narkotika jenis sabu dengan berat bruto 1,16 gram serta ganja dengan berat bruto 2,3 kilogram.
“Tersangka VA berperan sebagai pengedar di wilayah Tangerang Kota, sementara TM berperan sebagai penjaga gudang sekaligus penyimpan barang haram VA,” ujar AKP Budi, Senin (26/1/26).
Modus yang digunakan para pelaku, ujarnya, cukup menarik. Mereka mengemas ganja ke dalam paket pengiriman online, namun seluruh stiker resi pengiriman yang ditempel merupakan resi palsu.
“Hal ini dilakukan untuk mengelabui petugas jika sewaktu-waktu dicurigai, seolah-olah pelaku sedang mengantar paket ekspedisi. Mereka mengemas paket paket ini dengan resi paket palsu untuk mengelabui petugas jika mereka dicurigai,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, kedua pelaku telah masuk dalam pantauan penyidik sejak Juli 2025. Namun, saat itu penyidik sempat kehilangan jejak pelaku. Meski demikian, pemantauan terus dilakukan hingga akhirnya pelaku kembali terdeteksi melakukan pergerakan pada Januari 2026.
Pihak Polri Perkuat Pada Pengawasan Internal Lewat Sistem Digital
Langkah ini merupakan bagian dari agenda besar Transformasi Polri Presisi yang dicanangkan sejak awal kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Sebagai wujud nyata transparansi dan akuntabilitas, Polri membuka tiga jalur pengaduan yang dapat diakses masyarakat, yakni pengaduan konvensional, aplikasi Dumas Presisi, serta QR Yanduan Propam Polri. Ketiga kanal ini dirancang untuk memudahkan masyarakat menyampaikan laporan sekaligus memperkuat fungsi pengawasan internal.
Dari total Dumas konvensional tersebut, sebanyak 8.170 aduan berkadar pengawasan, sementara 1.555 aduan lainnya tidak berkadar pengawasan.
Sementara itu, melalui aplikasi Dumas Presisi, Polri menerima 18.041 aduan sepanjang 2025. Selain Dumas Presisi, Polri juga meluncurkan QR Yanduan Propam Polri sebagai sarana pengaduan berbasis digital. Inovasi ini dinilai memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan partisipasi publik dalam pengawasan kinerja Polri. Penguatan pengawasan digital ini diharapkan semakin memperkuat kepercayaan publik serta mendorong terwujudnya Polri yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Polda Metro Jaya Rilis Akhir Tahun , Narkoba Rp1,7 Triliun Disita Sepanjang 2025
Sepanjang tahun 2025, Polda Metro Jaya menegaskan perannya sebagai pilar utama penjaga stabilitas keamanan, ketertiban, dan ketenteraman masyarakat di Ibu Kota dan wilayah penyangga. Seluruh capaian strategis tersebut dirangkum dalam Kaleidoskop 2025 Polda Metro Jaya, sebagai bentuk komitmen transparansi dan akuntabilitas Polri kepada publik.(31/12/25)
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri menegaskan bahwa setiap kebijakan dan langkah operasional Polda Metro Jaya selaras dengan visi besar Presiden Republik Indonesia melalui Asta Cita, khususnya dalam penegakan hukum yang berkeadilan, pelayanan publik yang humanis, serta dukungan terhadap ketahanan nasional.
Dukungan Nyata untuk Ketahanan Pangan
Sebagai bagian dari program prioritas nasional, Polda Metro Jaya turut aktif memperkuat ketahanan pangan. Salah satunya melalui keterlibatan dalam penanaman jagung serentak Kuartal IV yang digelar secara nasional dan dipimpin Kapolri secara virtual.
Tak hanya itu, Polda Metro Jaya memastikan kesiapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Satuan Pelayanan Bergizi Gratis (SPBG) di berbagai wilayah Jakarta. Kapolda Metro Jaya turun langsung melakukan pengecekan guna memastikan standar kebersihan, kelayakan, dan kualitas layanan, terutama bagi anak-anak sekolah sebagai penerima manfaat utama.
Penegakan Hukum Tegas, Terukur, dan Berkeadilan
Dalam bidang penegakan hukum, Polda Metro Jaya mencatat capaian signifikan. Direktorat Reserse Kriminal Umum berhasil menyelesaikan perkara hingga 109 persen, mencerminkan efektivitas kerja di tengah kompleksitas kriminalitas metropolitan.
Polda Metro Jaya juga sukses membongkar sindikat besar impor pakaian bekas ilegal, menyita ratusan bal pakaian bernilai miliaran rupiah, serta membekukan aset hasil Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Sementara di ranah digital, Direktorat Reserse Siber terus memutus akses judi online ilegal demi menjaga ruang siber yang aman dan sehat bagi masyarakat.
Perang Total Melawan Narkotika
Komitmen memerangi narkoba juga menunjukkan hasil nyata. Sepanjang 2025, pengungkapan perkara narkotika meningkat 12 persen, dengan total barang bukti mencapai 3,2 ton narkotika. Dari capaian tersebut, diperkirakan lebih dari 10 juta jiwa berhasil diselamatkan dari ancaman narkoba
Seluruh proses penegakan hukum dilaksanakan secara terbuka, termasuk pemusnahan barang bukti sesuai ketentuan, sebagai wujud komitmen melindungi generasi bangsa.
Mengelola Tantangan Jakarta Secara Adaptif
Tahun 2025 menghadirkan berbagai tantangan kompleks, mulai dari kemacetan lalu lintas, banjir akibat curah hujan tinggi, hingga kebakaran di kawasan padat penduduk. Seluruh potensi gangguan tersebut dikelola secara adaptif melalui rekayasa lalu lintas terukur, kesiapsiagaan personel, serta respons cepat lintas sektor.
Dalam pengamanan aksi penyampaian pendapat, Polda Metro Jaya mengedepankan pendekatan dialogis dan humanis, menjaga keseimbangan antara hak demokrasi dan ketertiban umum.
Transformasi Pelayanan Publik Presisi
Sebagai bagian dari transformasi Polri Presisi, Polda Metro Jaya mengoptimalkan layanan Call Center 110 yang beroperasi 24 jam. Sepanjang 2025, tercatat lebih dari 269 ribu panggilan, dengan sekitar 67 persen berhasil terlayani, mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik.
Sinergi juga diperkuat melalui apel pengamanan swakarsa, apel nelayan di Kepulauan Seribu, apel bersama ormas dan komunitas, hingga Apel Ojol Kamtibmas yang melibatkan ribuan pengemudi ojek online.
Polisi Hadir untuk Masyarakat
Kepedulian sosial menjadi wajah lain Polda Metro Jaya. Mulai dari doa bersama lintas agama, penyaluran bantuan kemanusiaan
bagi korban bencana, hingga penghargaan bagi warga berprestasi dan petugas keamanan lingkungan yang gugur saat mengabdi.
“Transformasi ini bukan hanya tentang institusi, tetapi tentang kepercayaan dan kebersamaan. Jakarta yang aman lahir dari kolaborasi seluruh elemen masyarakat,” tegas Irjen Pol. Asep Edi Suheri.
Menatap 2026 dengan Optimisme
Menutup Kaleidoskop 2025, Polda Metro Jaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, TNI, Pemprov DKI, insan pers, tokoh agama, tokoh pemuda, dan seluruh elemen bangsa atas sinergi yang terbangun.
Memasuki 2026, Polda Metro Jaya berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan, mempercepat penanganan perkara, menjaga integritas personel, serta mengoptimalkan koordinasi lintas sektor demi menghadirkan rasa aman yang nyata.
Dari Jakarta, Polda Metro Jaya terus menyalakan harapan untuk Indonesia yang aman, kuat, dan sejahtera.